Rabu, 07 Juli 2010

Tutorial Flashing JAF dan penjelasan bagian-bagian dari Software JAF


1. Menu Utama dari Software JAF

Jika anda telah melihat Pesan diatas (nomor 4) dan tombol pada bagian kanan atas telah “Ready” maka Software JAF telah siap untuk digunakan.

Sebagai Langkah Pertama untuk melakukan proses Flashing perhatikan pada area yang dilingkari dan diberi nomor 1.

1. Flash Setting
Bagian ini seperti terlihat adalah Tab Flash Setting yang berfungsi untuk melakukan pengaturan terhadap proses Flashing yang akan kita lakukan. Untuk lebih detilnya perhatikan gambar 2 berikut.

Gambar 2. Tab Flash Setting pada Menu Software JAF

Pada Gambar di atas, kita dapat membagi lagi menjadi Bagian-bagian yang lebih spesifik seperti ditunjukkan oleh Gambar 3 berikut.


Gambar 3. Pembagian area Kerja pada Tab Flash Setting

1.1. Flash Files
Pada area ini, kita dapat melihat beberapa tombol yang biasa ditampilkan pada Menu DCT4. Berikut penjelasan singkat mengenai tombol-tombol tersebut.

MCU (Micro Control Unit)
MCU adalah bagian Utama dari firmware Handphone, bisa dianalogikan dengan System Operasi seperti pada Komputer.

PPM (Post Programming Memory)
PPM adalah pasangan dari File MCU yang memiliki beberapa fungsi penting, salah satunya memuat bahasa.

CNT (Content Pack)
CNT biasa digunakan pada DCT4, memuat tones, game, dll, berbeda area flash dengan bahasa.

ADSP (Advance digital Signal Prossesor)
ADSP adalah File Flash untuk Chip DSP, digunakan pada Ngage Phone. Untuk Memflash bagian ini harus menggunakan Pop-port atau biasa disebut Kabel mini USB

APE Variant (Application Processor Engine)
Bagian ini hanya digunakan pada saat memflash Handphone APE, seperti 7710,9500,9300 dan lain sebagainya...

APE User Disk
Bagian ini juga hanya digunakan pada APE Phones, seperti 7710, 9500, 9300 dan lain sebagainya....


Change Product Code
Setiap handphone Nokia memiliki 7 digit number yang ditulis di stiker pada bagian belakang Handphone (tempat Baterai). Product code ini berbeda tergantung dari negara dimana Handphone tersebut dijual maupun operator yang memiliki ikatan kerjasama dengan pihak nokia. (branded or unbranded version)
Bagian ini digunakan untuk merubah product code sesuai yang kita inginkan.

Product Profiles
Pilihan ini tidak ditunjukkan pada gambar, tetapi akan aktif jika kita menekan tombol INF, tentunya dengan Handphone yang terkoneksi. Bagian ini akan menunjukkan “Ini files”(*.ini) dari Handphone yang kita koneksikan tersebut.
File ini memuat kostumisasi untuk beberapa product code, misalnya Setting GPRS, WAP Bookmarks, dan lain sebagainya... bahkan untuk Handphone Komunikator, juga memuat layout dari Keyboard.
“Ini Files” adalah file notepad yang berekstensi *.ini

Factory Set
Jika bagian ini kita centang maka setingan konfigurasi Handphone akan kembali default setelah proses Flash dilakukan. Pilihan ini mungkin dapat disamakan dengan “Full Factory default” pada UFS

Warranty
Jika kita menekan *#warranty# atau *#92702689#, biasanya Handphoneakan menunjukkan beberapa informasi tersembunyi dari Handphone tersebut, Misalnya No Imei, Tahun pembuatan, termasuk “life timer” dan lain sebagainya. Jika pilihan ini kita centang maka “Life timer” akan kembali nol setelah proses Flash.
Pilihan ini juga memungkinkan kita untuk mengkoreksi jika ada kesalahan pada “product warranty”

Manual Flash
Pilihan ini memungkinkan kita melakukan proses pemilihan file flash secara manual sebelumkita melakukan Flashing. Jika kita melakukan centang pada pilihan ini juga artinya kita menonaktifkan software JAF untuk mendeteksi tipe/model Handphone secara otomatis.

Unlock
Pilihan ini untuk mengunlock Handphone secara otomatis setelah proses Flashing.


1.2. Skip Option

Ada 4 pilihan yang bisa kita skip pada proses Flash dengan memanfaatkan pilihan yang ada pada bagian ini.

AFP (After Flash Processing)
Setelah proses Flash selesai, biasanya Software JAF akan mencoba memasukkan Handphone pada Local Mode untuk melakukan beberapa proses misalnya membaca informasi Firmware pada Handphone dan lain sebagainya. Pilihan ini biasanya berguna apabila Handphone mengalami masalah Koneksi, karena kebanyakan Handphone yang di Flash sering mendapatkan masalah pada proses AFP.
Gunakan pilihan ini jika anda benar-benar paham mengapa proses ini harus di Skip.
Contoh, Biasanya kita melakukan Full Erase dengan File erase yang menyebabkan Handphone Mati total (kan nggak ada firmwarenya lagi dalam IC Flash), tentunya AFP nggak diperlukan lagi, jadi kita bisa skip.

MCU ID
MCU ID adalah Identitas dari UPP (Universal Phone Processor), di dalam File Flash, terdapat tanda pengenal bagi UPP yang di support oleh File Flash tersebut.
Pilihan ini membolehkan kita untuk men Skip proses pembacaan MCU ID saat proses Flash berlangsung, pilihan ini sangat berbahaya apabila kita tidak mengetahui apa yang kita lakukan.
Gunakan pilihan ini jika anda benar-benar yakin dengan apa yang anda lakukan, anda benar-benar yakin bahwa file flash yang anda pilih telah support dengan UPP HP yang akan di Flash. Software JAF biasanya akan memberikan pesan peringatan apabila MCU ID tidak sesuai dengan File Flash yang anda pilih.
Catatan : Umumnya, peringatan bahwa MCU ID tidak support dengan file Flash yang telah dipilih, disebabkan oleh koneksi kabel yang jelek. Cobalah untuk merestart Software dan mereconnect Kabel F-Bus kemudian mengulangi proses Flashing.
Pada HP mati total, sangat mungkin disebabkan oleh masalah Hardware. Jika telah sempat untuk menyelesaikan Flashing MCU, cobalah untuk melakukan Flashing pada bagian PPM saja, biasanya cukup berhasil.

BT
Bluetooth memiliki firmware tersendiri, yang biasanya termuat di dalam File MCU.
Anda dapat men Skip proses ini apabila File Flash yang di pilih memiliki versi yang sama dengan File Flash yang terdapat pada Handphone, Hal ini dapat menghemat waktu.
Tapi Anda harus melakukan skip BT jika IC bluetooth telah rusak. IC ini mungkin telah rusak apabila pada saat proses Flashing, muncul pesan error seperti ini “Error loading additional loader...”

AUTH
Akan dijelaskan kemudian

http://www.gsmzone.net/multicom/pimg/jafpkey_sfot.jpg

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar